Sabtu, 24 September 2016

Every group please find and explain at least 2 (two) SDLC’s that consist of more than 4 phases. Save our work in Word2007. Store our work in the Cloud repository (DropBox). Submit our URL here before 20160927-08:50AM!

Jawab..!

Secara garis besar SDLC dibagi menjadi 5 fase, yaitu :


Penjelasan fase diatas akan kita bahas. berikut penjelasannya.


1. Fase Planning
1.a. Review project request
§  Menyadari masalah
§  Menyeleksi kebutuhan user dari proses identifikasi dengan melihat kapasitas teknologi dan efisiensi.
1.b. Prioritize project requests
§  Memprioritaskan apa yang sudah disepakati terlebih dahulu.
§  Kebutuhan sistem (kontrak dengan klien)
1.c. Allocate resources
§  Alokasi sumber daya adalah penjadwalan kegiatan dan sumber daya yang  dibutuhkan oleh kegiatan-kegiatan saat mengambil, mempertimbangkan baik ketersediaan sumber daya dan waktu proyek.
1.d. Indetify project development team
§  Mengidentifikasi kebutuhan fungsional dan non fungsional.
o   Non fungsional: sistem bisa menjadi tidak digunakan jika tidak dipenuhi.
§  Menggunakan CASE (Computer Aided Software Engineering) tools, bahas pemrograman tertentu dan menggunakan bahasa tertentu.
§  Kebutuhan dokumen dan perangkat lunak (developer)

2. Fase Analysis
2.a. Conduct preliminary investigation
§  Melihat kembali kebutuhan, keperluan, dan penggunaan apa saja yang akan diperlukan pada sistem yang akan dibangun.
2.b. Perform detailed analysis activities:
§  Mengkonsolidasi dan menegaskan kebutuhan bisnis,
§  Melaksanakan proyek infrastruktur manajemen termasuk persyaratan, konfigurasi, dan layanan data dukungan manajemen dan unilitas.
§  Merevisi rencana untuk mendokumentasikan perubahan lingkup proyek termasuk perubahan bisnis, jadwal, dan persyaratan teknis.
§  Merevisi rencana untuk merekomendasikan perubahan dalam sumber daya yang tersedia termasuk anggaran, keterampilan, staf, dan pelatihan,
§  Mengidentifikasi akuisi data, konversi, dan strategi validasi,
§  Menyempurnakan arsitektur teknis dan membangun prototype arsitektur.
§  Mengidentifikasikan dan menyempurnakan persyaratan rinci dan mengalokasikan kebutuhan untuk merancang.

Study current system
o   Suatu tinjauan sekilas pada faktor-faktor utama yang akan mempengaruhi kemampuan sistem untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

Determine user requirements
o   Mendidik peserta dan pemakainya,
o   Mengklompokkan pengguna, tugasnya, teknis lingkungannya, lingkungan fisik maupun organisasi apa yang akan menggunakan sistem ini.
o   Audit sistem, yaitu merupakan postimplamentation review untuk memastikan keriteria kinerja terpenuhi
o   Pemeliharaan sistem(maintenance):
a.    memperbaiki kesalahan, yaitu kesalahan yang tidak ditemui pada saat testing (tahap penerapan)
b.    menjaga kemutakhiran sistem, yaitu misal pembaharuan rumus-rumus perhitungan yang berubah
c.    meningkatkan sistem

Recommended solution
o   Menyiapakan usulan solusi. Dilakukan oleh analis.
o   Menyetujui atau menolak rancangan dilakukan oleh manager
o   Mengidentifikasi berbagai alternatif sistem, yaitu memikirkan kombinasi piranti yang mungkin dipakai, diikutsertakan dengan penghapusan kombinasi yang dirasa tidak kompetibel atau tidak layak.

3. Fase Disign
Setiap manajemen didisain pada jaringan komputer dimana setiap karyawan atau perusahaan yang memakai memiliki workstation. Dan fase ini berisi faktor-faktor yang sangat penting yang nantinya mempengaruhi kualitas perangkat lunak, dan memiliki dampak yang besar pada tahap selanjutnya, khususnya pengujian dan pemeliharan.
3.a. Acquire hadware and software, if necessary
§  Hadware dan software aplikasi yang berjalan untuk mengakses server database jika diperlukan
3.b. Develop details of system
§  Desain yang detail menggambarkan bagaimana sistem informasi yang diusulkan mampu memberikan kapabilitas yang digambarkan secara umum dalam desain awal.
§  Menulis laporan, semua pekerjaan dala desain awal dan desain yang detail akan dikemas dalam laporan yang terperinci. Anda bisa melakukan persentasi atau diskusi saat menyerahkan laporan ini kepada manajemen senior.

4. Fase Implementasi
kegiatan memperoleh dan mengintegrasikan sumber daya fisik dan konseptual yang mengahasilkan suatu sistem yang bekerja.

4.a. Develop programs, if necessary
§  Saat program sudah jadi diusulkan jika perlu program yang sudah jadi tersebut dapat dikembangkan kembali agar apa yang sudah didapat bisa lebih optimal kinerjanya.
4.b. Install and new system
§  Proses menghentikan sistem lama untuk beralih ke sistem baru disebut cutover, dan ada 4 pendekatan dasar :
o   Pilot (percontohan).
Mencobakan suatu sistem percobaan yang diterapkan pada satu subset dari keseluruhan operasi
o   Serrentak (Immediate).
langsung beralih dari sistem lama ke sistem baru secara bersamaan (keseluruhan). Ini cukup riskan sehingga cocok untuk perusahaan skala kecil
o   Bartahap (Phased).
Cutover dilakukan pada suatu bagian/subsistem untuk suatu waktu, selanjutnya beralih atau bertambah untuk subsistem yang lain. Ini lebih populer untuk perusahaan skala besar.
o   Paralel.
Dengan tidak meninggalkan sistem yang lama sistem baru mulai dipergunakan untuk duji sampai sistem baru dinyatakan selesai diuji. Pendekatan ini paling aman tetapi juga paling mahal
4.c. Trains user
§  Melatih pengguna, ada banyak piranti yang bisa digunakan membuat pengguna mengenal sistem yang baru dengan baik. Dari dokumentasi hingga video tape hinga pelatihan di ruang kelas secara langsung ataupun tidak langsung.
4.d. Convert to new system
§  Konversi ke sistem yang baru, proses transisi dari sistem informasi yang lama ke yang baru, melibatkan konversi perangkat keras, perangkat lunak, dan file.
Ada 4 strategi untuk melakukan konversi, yaitu:
a.    Implementasi langsung : pengguna hanya berhenti menggunakan sistem yang lama dan mulai menggunakan yang baru.
b.    Implementasi paralel : sistem lama dan sistem yang baru berjalan berdampingan sampai sistem yang baru menunjukan keandalannya disaat sistem yang lama tidak berfungsi lagi.
c.    Implementasi bertahap : baian-bagian dari sistem baru dibuat dalam fase terpisah. Entah waktu yang berbeda (paralel) atau sekaligus dalam kelompok-kelompok (langsung).
d.    Implementasi pilot : seluruh sistem dicoba, namun hanya oleh beberapa pengguna. Setelah kendalanya terbukti barulah sistem bisa diimplementasikan pada pengguna lainnya.

5. Fase Support
menyediakan dukungan pengguna dan membantu mereka mendapatkan nilai maksimal dari sistem baru.
5.a. Conduct post-implementation system review
§  Mengidentifikasi kelayakan sistem yang akan digunakan agar mendapatkan nilai yang maksimal dari sistem yang baru.
5.b. Indentify errors and enhancements
§  Mengidentifikasi kesalahan dan Dukungan pengguna tambahan disediakan, sebagai kegiatan yang sedang berlangsung, untuk membantu menyelesaikan masalah yang dilaporkan.
5.c. Monitor system perfomence
§  Memonitor system ialah menyesuaikan dan meningkatkan system dengan cara melakukan audit dan evaluasi secara periodic dan dengan membuat perubahan berdasarkan kondisi-kondisi baru. Meskipun pengonversian sudah lengkap, bahkan pengguna sudah dilatih, system tidak bisa berjalan dengan sendirinya. Inilah tahap dimana system harus dimonitor untuk memastikan bahwa system itu berhasil. Pemeliharaan tidak hanya menjaga agar mesin tetap berjalan, namun juga meng-upgrade dan meng-update system agar bisa mengikuti perkembangan produk, jasa, layanan, peraturan pemerintah, dan ketentuan lain yang baru.


Kamis, 22 September 2016

Belajar HTML

HTML
 adalah sebuah bahasa markup yang di gunakan untuk membuat sebuah halaman web dan menampilkan berbagai informasi di dalam sebuag web browser. HTML saat ini merupakan standar Internet yang didefinisikan dan dikendalikan penggunaannya oleh World Wide Web Consortium (W3C).
HTML saat ini sudah sampai pada versi HTML 5 dan sudah banyak di gunakan oleh webmaster untuk mendesain website dan blog.
HTML tidak membedakan penggunaan huruf besar ataupun huruf kecil dari suatu elemen. Suatu elemen HTML terdiri dari tag-tag beserta teks yang ada dalam tag-tag tersebut. Tag ini dinyatakan dengan tanda lebih kecil (<) dan tanda lebih besar (>).
Berikut Sejarah versi HTML

HTML 2.0 - (RFC 1866) disetujui sebagai standar 22 September 1995,
HTML 3.2 - 14 Januari 1996,
HTML 4.0 - 18 Desember 1997,
HTML 4.01 (minor fixes)—24 Desember 1999,
ISO/IEC 15445:2000 ("ISO HTML", berdasar pada HTML 4.01 Strict)—15 Mei 2000.
HTML 5 masih dalam draft pengerjaan - Januari 2008



URL adalah Uniform Resource Locator, yaitu cara penamaan alamat file di Internet. URL merupakan serangkaian karakter (dapat berupa huruf, angka, ataupun simbol) yang sesuai dengan format standar yang sudah ditentukan, URL digunakan untuk menunjukkan alamat/ address suatu sumber yang ada. URL biasa disebut dengan nama domain. Contoh: http://www.facebook.com. URL diciptakan pertama kalinya oleh Tim Berners-Lee yaitu pada tahun 1991.
URL mempunyai beberapa bagian penting, dianaranya yaitu:
• Protokol
Tanpa adanya protocol yang tepat maka kita tidak akan dapat mengakses URL, contoh protokol yaitu: 
http://, https://, ftp://
• Alamat Server/ Penyedia
Dalam mengakses URL tentunya kita harus mengetahui alamat server/ penyedianya. Contohnya yaitu: 
temukanpengertian.blogspot.com
• Path File
Merupakan tempat/ lokasi file yang akan kita tuju. Contohnya kita ingin melihat halaman pada sebuah website pada blog ini maka file pathnya yaitu: 
Kesimpulannya Pengertian URL yaitu alamat sumber atau tempat (Link) yang kita tuju.


Web Browser adalah suatu program atau software yang digunakan untuk menjelajahi internet atau untuk mencari informasi dari suatu web yang tersimpan didalam komputer. Awalnya, web browser berorientasi pada teks dan belum dapat menampilkan gambar. Namun, web browser sekarang tidak hanya menampilkan gambar dan teks saja, tetapi juga memutar file multimedia seperti video dan suara. Web browser juga dapat mengirim dan menerima email, mengelola HTML, sebagai input dan menjadikan halaman web sebagai hasil output yang informative.

      Dengan menggunakan web browser, para pengguna internet dapat mengakses berbagai informasi yang terdapat di internet dengan mudah.

Fungsi Web Browser :


Untuk menampilkan dan melakukan interaksi dengan dukumen-dokumen yang disediakan oleh web server


Contoh Web Browser :
1. Mozilla Firefox
2. Google Chrome
3. Internet Explorer

Pengertian Server atau Web server
Server atau Web server adalah sebuah software yang memberikan layanan berbasis data dan berfungsi menerima permintaan dari HTTP atau HTTPS pada klien yang dikenal dan biasanya kita kenal dengan nama web browser (Mozilla Firefox, Google Chrome) dan untuk mengirimkan kembali yang hasilnya dalam bentuk beberapa halaman web dan pada umumnya akan berbentuk dokumen HTML.
Fungsi Server atau Web Server
Fungsi utama Server atau Web server adalah untuk melakukan atau akan mentransfer berkas permintaan pengguna melalui protokol komunikasi yang telah ditentukan sedemikian rupa. halaman web yang diminta terdiri dari berkas teks, video, gambar, file dan banyak lagi. pemanfaatan web server berfungsi untuk mentransfer seluruh aspek pemberkasan dalam sebuah halaman web termasuk yang di dalam berupa teks, video, gambar dan banyak lagi.
Salah satu contoh dari Web Server adalah Apache. Apache (Apache Web Server – The HTTP Web Server) merupakan web server yang paling banyak dipergunakan di Internet. Program ini pertama kali didesain untuk sistem operasi lingkungan UNIX. Apache mempunyai program pendukung yang cukup banyak. Hal ini memberikan layanan yang cukup lengkap bagi penggunanya.
Beberapa dukungan Apache :
  • Kontrol Akses
    Kontrol ini dapat dijalankan berdasarkan nama host atau nomor IP CGI (Common Gateway Interface) Yang paling terkenal untuk digunakan adalah perl (Practical Extraction and Report Language), didukung oleh Apache dengan menempatkannya sebagai modul (mod_perl)
  • PHP (Personal Home Page/PHP Hypertext Processor)
    Program dengan metode semacam CGI, yang memproses teks dan bekerja di server. Apache mendukung PHP dengan menempatkannya sebagai salah satu modulnya (mod_php). Hal ini membuat kinerja PHP menjadi lebih baik
  • SSI (Server Side Includes)
Web server Apache mempunyai kelebihan dari beberapa pertimbangan di atas :
  1. Apache termasuk dalam kategori freeware.
  2. Apache mudah sekali proses instalasinya.
  3. Mampu beroperasi pada berbagai platform sistem operasi.
  4. Mudah mengatur konfigurasinya. Apache mempunyai hanya empat file konfigurasi.
  5. Mudah dalam menambahkan peripheral lainnya ke dalam platform web servernya.

Untuk contoh lain dari Web Server.
  • Apache Tomcat
  • Microsoft windows Server 2003 Internet Information Services (IIS)
  • Lighttpd
  • Sun Java System Web Server
  • Xitami Web Server
  • Zeus Web Server



Apa itu www “World Wide Web”
www atau (World wide web) www adalah suatu ruang informasi yang yang dipakai oleh pengenal global yang disebut Uniform Resource Identifier untuk mengidentifikasi sumber-sumber daya yang berguna.
www merupakan bagian dari internet.
Fungsi dari WWW adalah menyediakan data dan informasi untuk dapat digunakan bersama.
WWW atau World Wide Web adalah suatu program yang ditemukan oleh Tim Berners-Lee pada tahun 1991. Awalnya Berners-Lee hanya ingin menemukan cara untuk menyusun arsip-arsip risetnya. Untuk itu, dia mengembangkan suatu sistem untuk keperluan pribadi. Sistem itu adalah program peranti lunak yang diberi nama Equire. Dengan program itu, Berners-Lee berhasil menciptakan jaringan terkait antara berbagai arsip sehingga memudahkan informasi yang dibutuhkan. Inilah yang kemudian menjadi dasar dari sebuah revolusi yang dikenal sebagai web.

HTTP (Hypertext Transfer Protocol)
7 months ago by wikitekno 1
Definisi HTTP – Singkatan dari “Hypertext Transfer Protocol.” HTTP adalah protokol yang digunakan untuk mentransfer data melalui web. Ini adalah bagian dari protokol Internet dan mendefinisikan perintah dan jasa yang digunakan untuk transmisi data sebuah halaman web.
HTTP menggunakan model server-client. Seorang klien, misalnya, semisal komputer rumahan, laptop, atau perangkat mobile. Server HTTP biasanya sebuah web host yang menjalankan perangkat lunak web server, seperti Apache atau IIS. Ketika Anda mengakses situs web, browser Anda mengirimkan permintaan ke web server yang sesuai dan merespon dengan kode status HTTP. Jika URL tersebut valid dan koneksi diberikan, server akan mengirimkan browser Anda halaman web dan file yang tertaut.
Beberapa kode status HTTP:
200 – permintaan sukses (halaman web tersedia)
301 – pindah secara permanen (biasanya diteruskan ke URL baru)
401 – permintaan yang tidak sah (otorisasi diperlukan)
403 – dilarang (akses tidak diperbolehkan ke halaman atau direktori)
500 – server internal yang error (sering disebabkan oleh konfigurasi server yang salah)
HTTP juga mendefinisikan perintah seperti GET dan POST, yang digunakan untuk menangani pengiriman form diwebsite. Perintah CONNECT ini digunakan untuk memfasilitasi sambungan aman yang dienkripsi menggunakan SSL. Koneksi HTTP dienkripsi berlangsung pada HTTPS, kelanjutan dari HTTP yang dirancang untuk transmisi data yang aman.
CATATAN: URL yang dimulai dengan “http: //” yang diakses melalui standar Hypertext Transfer Protocol dan menggunakan port 80 secara default. URL yang dimulai dengan “https: //” diakses melalui koneksi HTTPS yang aman dan sering menggunakan port 443.



TAG HTML adalah kata kunci (nametag) yang berada di antara kurung sudut "<...>"

Apa sih Tag HTML itu ?

Seperti yang sudah saya bahas di atas Tag HTML adalah kata kunci yang berada di antara kurung sudut.
Tag html ini mempunyai format sebagai berikut :
<nametag>.........</nametag>
Jadi disetiap awalan tag HTML harus selalu ditutup dengan </...> ( Slash nametag )


Apa Fungsi Tag HTML ?

Fungsi Tag HTML adalah untuk membuat tampilan WEB yg kita buat menjadi lebih menarik, kebayangkan jika kita mendesign web tanpa menggunakan tag html, pasti akan keliatan membosankan, tulisan dimana-mana :v .


Apa Saja Macam Macam Tag HTML Beserta Fungsinya ?

Macam Macam Tag HTML beserta fungsinya lengkap akan saya bahas di bawah ini

Tag
Keterangan
Digunakan untuk memberi sebuah komentar atau keterangan. Kalimat yang terletak pada kontiner ini tidak akan terlihat pada browser
Mendefinisikan informasi tipe dokumen 
<a>
Mendefinisikan sebuah anchor, tetapi lebih tepat jika diartikan sebagai tautan dikarenakan tautan ini digunakan untuk saling menautkan antara satu dokumen HTML ke dokumen HTML yang lain 
<abbr>
Digunakan untuk menguraikan satu ungkapan yang disingkat dan Anda dapat memberikan informasi bermanfaat kepada penelusur-penulusur page source(halaman sumber kode) / pembaca layar, sistem terjemahan dan mesin pencari yang berasal dari singkatan yang sudah diuraikan, tetapi saat di browser uraian tersebut tidak akan tampil dan hanya sebagai informasi saja
<acronym>
Mendefinisikan akronim / fungsi tag ini kurang lebih sama dengan tag <abbr>
<address>
Mendefinisikan informasi kontak untuk penulis/pemilik dokumen
<applet>
Digunakan untuk memasukan file java kedalam dokumen HTML
<area />
Mendefinisikan daerah yang dapat diklik (link) pada peta gambar
<b>
Membuat teks tebal
<base />
Mendefinisikan URL dasar/target untuk semua URL relatif dalam dokumen
<basefont />
Membuat atribut teks default, seperti warna, ukuran, jenis font untuk semua teks dalam dokumen
<bdo>
Digunakan untuk menimpa arah teks
<big>
Memperbesar ukuran teks sebesar satu point dari defaultnya
<blink>
Membuat teks berkedip
<blockquote>
Mendefinisikan sebuah kutipan panjang. Pada saat di browser teks akan tampil menjorok kedalam 
<body>
Mendefinisikan body/isi dokumen HTML, berfungsi untuk menentukan bagaimana isi suatu dokumen ditampilkan di web browsernya. Isi dokumen tersebut dapat berupa teks, gambar, animas, link dan seterusnya
<br />
Memberi baris baru/pindah baris
<button>
Mendefinisikan sebuah tombol diklik
<caption>
Membuat caption pada tabel
<center>
Untuk perataan tengah terhadap teks atau gambar 
<cite>
Mendefinisikan kutipan
<code>
Mendefinisikan sebuah bagian dari kode komputer
<col />
Mendefinisikan nilai atribut dari satu kolom atau lebih dalam sebuah tabel
<colgroup>
Menentukan kelompok dari satu kolom atau lebih dalam sebuah tabel untuk performatan
<dd>
Mendefinisikan deskripsi dari item dalam daftar definisi
<del>
Untuk memberi garis tengah pada teks/mencoret teks
<dfn>
Mendefinisikan sebuah istilah definisi
<dir>
Mendefinisikan sebuah daftar direktori
<div>
Mendefinisikan sebuah section dalam dokumen 
<dl>
Mendefinisikan sebuah daftar definisi
<dt>
Mendefinisikan istilah (item) dalam daftar definisi
<em>
Membuat teks miring. Fungsi tag ini sama dengan tag <i> tetapi tag <em> yang lebih dianjurkan/ditekankan pada penggunaan untuk teks miring
<embed>
Digunakan untuk memasukkan file video atau file musik
<fieldset>
Untuk mengelompokkan elemen-elemen yang terkait dalam form / membuat seperti frame-box di dalam form
<font>
Mendefinisikan jenis font, warna dan ukuran untuk teks
<form>
Mendefinisikan sebuah form HTML untuk input form
<frame />
Mendefinisikan frame dalam fremeset
<frameset>
Mendefinisikan satu set frame
<h1> to <h6>
Digunakan untuk menunjukkan awal dari suatu header/judul dari dokumen HTML tersebut.
<head>
Digunakan untuk memberikan informasi tentang dokumen tersebut
<hr />
Membuat garis horisontal
<html>
Mendefinisikan root dari suatu dokumen HTML
<i>
Membuat teks miring
<iframe>
Mendefinisikan sebuah inline frame
<img />
Berfungsi untuk menampilkan gambar pada dokumen HTML
<input />
Mendefinisikan input field pada form
<ins>
Membuat teks bergaris bawah
<kbd>
Mendefinisikan teks yang di input dari keyboard
<label>
Mendefinisikan label untuk sebuah elemen <input>
<legend>
Mendefinisikan sebuah caption untuk elemen <fieldset>
<li>
Digunakan untuk menampilkan informasi dalam bentuk item daftar 
<link />
Mendefinisikan hubungan antara dokumen dan sumber eksternalnya
<listing>
Fungsi tag ini sama dengan tag <pre> dan dianjurkan menggunakan tag <pre> karena tag <listing> tidak layak/diprotes
<map>
Mendefinisikan client-side peta gambar
<marquee> 
Membuat teks berjalan secara vertikal atau horisontal
<menu>
Mendefinisikan sebuah daftar menu
<meta />
Mendefinisikan metadata tentang sebuah dokumen HTML
<nobr>
Mencegah ganti baris pada teks atau gambar
<noframes>
Jika browser user tidak mendukung frame
<noscript>
Jika browser user tidak mendukung client-side scripts
<object>
meletakkan embed sebuah objek
<ol>
Mendefinisikan daftar dalam format penomoran
<optgroup>
Menampilkan beberapa pilihan yang sudah dikelompokkan dalam bentuk sebuah daftar drop-down
<option>
Menampilkan beberapa pilihan yang berbentuk dalam sebuah daftar drop-down
<p>
Membuat sebuah paragraf
<param />
Mendefinisikan sebuah parameter untuk objek
<pre>
Membuat teks dengan ukuran huruf yang sama
<q>
Mendefinisikan sebuah kutipan singkat
<s>
Untuk memberi garis tengah pada teks/mencoret teks, fungsi tag ini sama dengan tag <del> tetapi tag <s> tidak dianjurkan sebagai gantinya menggunakan tag <del>
<samp>
Mendefinisikan contoh keluaran dari program komputer
<script>
Mendefinisikan client-side script
<select>
Membuat daftar drop-down
<small>
Memperkecil ukuran teks dari ukuran defaultnya
<span>
Mendefinisikan sebuah section dalam dokumen 
<strike>
Untuk memberi garis tengah pada teks/mencoret teks, fungsi tag ini sama dengan tag <del>
<strong>
Membuat teks tebal, fungsi tag ini sama dengan tag <b>
<style>
Mendefinisikan informasi style untuk dokumen HTML
<sub>
Memberikan efek subscript pada teks
<sup>
Memberikan efek superscript pada teks
<table>
Membuat tabel
<tbody>
Untuk mengelompokkan isi body di dalam sebuah tabel
<td>
Mendefinisikan sel di dalam sebuah tabel
<textarea>
Mendefinisikan sebuah kontrol input multiline
<tfoot>
Untuk mengelompokkan isi footer di dalam sebuah tabel
<th>
Mendefinisikan sel header di dalam  sebuah tabel
<thead>
Untuk mengelompokkan isi header di dalam sebuah tabel
<title>
Membuat judul untuk dokumen HTML
<tr>
Membuat baris di dalam sebuah tabel
<tt>
Mendefinisikan teletype text
<u>
Membuat teks bergaris bawah, fungsi tag ini sama dengan tag <ins> tetapi tag <u> tidak dianjurkan untuk kategori HTML text formatting melainkan termasuk kategori HTML Style
<ul>
Mendefinisikan daftar dalam format bullet
<var>
Mendefinisikan sebuah variabel
<xmp>
Mendefinisikan preformatted text, fungsi tag ini sama dengan tag <pre>



Pengertian Elemen pada HTML

Elemen
 adalah isi dari tag yang berada diantara tag pembuka dan tag penutup. Element terdiri atas tiga bagian, yaitu tag pembuka, isi, dan tag penutup. Sebagai contoh untuk menampilkan judul dokumen HTML pada web browser digunakan element title.

Sebagai contoh dapat kita lihat pada struktur HTML di atas, maka <title> adalah tag pembuka judul, Judul Form/Caption merupakan isi judul dari dokumen HTML dan </title> adalah tag penutup judul dokumen HTML.

Elemen tidak hanya berisi teks namun juga bisa berisi tag lain, sebagai contoh :

<p> Ini merupakan sebuah <b>paragraf</b> </p>

Dapat diartikan bahwa ini merupakan sebuah <b>paragraf</b> merupakan elemen dari tag<p> karena tag <b> berada di dalam tag <p>.

Apa Itu Element HEAD Dalam HTML?
Elemen HEAD
Elemen HEAD dapat digunakan sebagai tempat penulisan judul dokumen, informasi mengenai dokumen dan definisi referensi alamat. Berikut elemen dan atribut yang dapat digumakan pada elemen HEAD:
Atribut: dir, lang, xml: lang, profile
a.      Elemen BASE  
         Eleman BASE digunakan untuk mendefinisikan suatu alamat URL agar browser
         mengikutsertakan alamat tersebut dalam pencarian suatu obyek pada dokumen.
         Atribut: href, target
         <head>
             <base href="http://upload.oddimedia.bloger.com/oddimedia/en/7/78/" />
         </head>
         <body>
             <img src="Dreamweaver_CS5_screenshot.png" width="640" height="480" />
         </body>

b.       Elemen TITLE
          Elemen TITLE digunakan untuk mendefinisikan judul dokumen.
          Atribut: dir, lang, xml: lang
          <title>
                  contoh Elemen TITLE
          </title>

c.        Elemen META
          Elemen META digunakan untuk mendefinisikan keterangan pada dokumen, seperti               nama penulis dokumen, deskripsi dokumen dan informasi kata kunci yang digunakan           mesin pencarian seperti Google, Yahoo, Bing dan lain-lainnya dalam pencarian                      halaman yang sesuai dengan pencarian.
         Atribut: conten, http-equiv, nama, conten, scheme, dir, lang, xml: lang
          <meta http-equiv="content-type" content="text/html charset=utf-8" />
          <meta name="copyright" conten="Alexander Sibero" />
          <meta name="author" conten="Alexander Sibero" />
          <meta name="keywords" conten="latihan, meta" />
          <meta name="robot" conten="INDEX, FOLLOW" />

d.       Elemen SCRIPT
          Elemen SCRIPT digunakan untuk mendefinisikan suatu script fungsi seperti
          Javascript, VBScript atau mendefinisikan tautan lokal file script untuk
          digunakan dokumen.
         Atribut: charset, type, src, defer, xml: space
          <script src="http://jquery.com/src/jequery-latest.js" type="text/
                            javascript"></script>
          <script type="text/javascript">
                           onload=function ( ) {
                                         alert ( 'Browser anda mendukung javascript' ) ;
                           }
          </script>
          <noscript>Tulisan ini muncul jika browser anda mendukung
                            javascript</noscript>


e.        Elemen OBJECT
           Elemen OBJECT digunakan untuk mendefinisikan suatu objek agar dapat
           digunakan pada dokumen.
           Atribut: id, name, class, dir, lang, style, tabindex, title, xml: lang,
           align archive, border, classid, codebase, codetype, data,
           declare, hight, hspace, standby, type, usemap, vspace, width.
          <object id="obj' classid="clsid: F08DF954-8592-11D1-B16A-00C0F0283628">
                          <param name="BorderStyle" value="1" />
                          <param name="MousePointer" value="0" />
                          <param name="Eneble" value="1" />
                          <param name="Min" value="1" />
                          <param name="Max" value="10" />
          </object>

f.        Elemen LINK
          Elemen LINK digunakan untuk mendefinisikan Style (penjabaran style terdapat di                  bab..)
          dokumen dan mendefinisikan tautan lokasi file style untuk menghubungkan antara
          dokumen dengan sumber lainnya.
          Atribut: id, dir, class, style, title,xml: lang, charset, href, hreflang, media, rel, src, rev,
          target, type.
          @charset  "utf-8" ;
          // CSS  Document  style.css
                     h3   { color: blue ;  }
                     pre     {color: orange ;  }

           <link   rel="stylesheet" type="text/css" href="style.css" >
Definisi dan Penggunaan
Elemen HTML body membungkus semua konten yang akan ditampilkan di layar halaman web atau di media lain seperti area print, elemen HTML seperti judul (heading), paragraf, gambar, tabel, dan sebagainya.
Elemen HTML body memiliki beberapa atribut yang unik, termasuk link, alink dan vlink, yang mana semuanya sekarang sudah usang atau deprecated, serta sejumlah atribut lain yang tidak didefinisikan dalam standar atau default akan tetapi masih umum digunakan seperti:
·   marginheight – set ruang antara bagian atas dan bawah dari isi dokumen dan viewport (awalnya didefinisikan oleh Netscape 4)
·   marginwidth – set ruang antara kiri dan kanan dari isi dokumen dan viewport (awalnya didefinisikan oleh Netscape 4)
·   topmargin / bottommargin – memungkinkan kita untuk mengatur margin atas dan bawah secara terpisah
·   leftmargin / rightmargin – memungkinkan pengaturan margin kiri dan kanan secara terpisah
Atribut diatas tidak lagi diperlukan, untuk keperluan efek visual akan lebih baik jika menggunakan CSS. Gunakan atribut CSS yang setara dengan atribut diatas yaitu dengan atribut margin (margin-top, margin-right, dan sebagainya) yang didukung oleh semua browser.